Publikasi - Berita

Selasa, 23 Februari 2021 18:39 WIB (1)

Uji Kompetensi Wartawan, Kabiro Humas MPR Siti Fauziah: Media Adalah Mitra yang Konstruktif

post



Sebanyak 32 wartawan dari berbagai media, pada 23 Februari 2021, di Ruang GBHN, Komplek Gedung MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, mengikuti Uji Kompetensi Wartawan ke-50. Acara itu berlangsung berkat kerja sama antara Biro Humas Setjen MPR, PWI Jaya, dan Koordinatoriat Wartawan Parlemen.

Hadir dalam pembukaan acara, Ketua MPR Bambang Soesatyo, Kabiro Humas Setjen MPR Siti Fauziah, Ketua PWI Pusat Atal S. Depari, Ketua PWI Jaya Sahid Iskandar, dan Ketua Koordinatoriat Wartawan Parlemen Marlen E. Sitompul.

Dalam sambutan, Siti Fauziah dirinya bersyukur acara uji kompetensi wartawan bisa terselenggara pada hari ini. “Syukur hari ini kita bisa menyelenggarakan acara di tengah masa pandemi Covid-19,” tuturnya. Meski demikian, acara yang digelar menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Untuk itu dirinya berharap semua peserta bisa menjaga kesehatan yang ada.

Disampaikan kepada peserta yang hadir di ruangan itu, uji kompetensi wartawan diikuti oleh 32 wartawan. Mereka dibagi dalam 6 Kelas Muda dan 1 Kelas Utama. Wartawan yang mengikuti kegiatan tersebut menurut Siti Fauziah merupakan bagian kecil dari ratusan wartawan yang terdaftar di Koordinatoriat Wartawan Parlemen. “Mudah-mudahan uji kompetensi wartawan bisa terus berlanjut hingga semua anggota koordinatoriat wartawan parlemen lulus ujiannya,” harap perempuan asal Bandung, Jawa Barat, itu.

Menurut Siti Fauziah, ketika ide pelaksanaan UKW ini disampaikan, dirinya langsung menyambut dengan baik sebab Biro Humas MPR menganggap teman-teman media sebagai mitra yang konstruktif. Dirinya berharap, media menjadi jendela bagi masyarakat untuk memahami MPR dalam menjalankan tugas-tugasnya. Serta mengukuhkan peran MPR sebagai Rumah Kebangsaan pengawal ideologi Pancasila dan kedaulatan rakyat.

Dikatakan saat ini tugas MPR yang setiap hari dilaksanakan adalah Sosialisasi Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika atau yang lebih popular disebut Empat Pilar MPR. Sosialisasi yang ada dilakukan dengan beragam metode. “Kita kerap melibatkan teman-teman media untuk ikut mensosialisasikan Empat Pilar,” tuturnya.

Kompetensi disebut perlu dimiliki oleh wartawan sehingga acara ini perlu dilakukan. “Bila sudah memiliki kompetensi maka kinerja wartawan yang bersangkutan tidak diragukan lagi,” paparnya. Diakui selama ini kinerja wartawan yang ada di Komplek Gedung MPR/DPR/DPD sudah bagus, “selama ini sudah bagus-bagus saja,” ungkap perempuan yang akrab dipanggil Bu Titik itu. Meski demikian dengan adanya uji kompetensi wartawan maka diharapkan kinerja yang ada akan lebih baik lagi. Dirinya berharap 32 wartawan yang mengikuti kegiatan yang berlangsung selama 2 hari itu bisa lulus semua.

Marlen dalam kesempatan yang sama mengucapkan terima kasih kepada Ketua MPR, Biro Humas, dan PWI. Dikatakan bila tidak ada dukungan dari Ketua MPR dan Biro Humas maka acara ini tak bisa terlaksana. “Terima kasih atas dukungan dan support dari Ketua MPR dan Biro Humas,” tuturnya. Dirinya berharap kerja sama antara wartawan dan MPR bisa terus berlanjut. “Mudah-mudahan sinergi antara wartawan dan MPR bisa terus terjalin,” harapnya. 

Organisasi Internal